Merancang Drainase Taman Rumah agar Air Tidak Menggenang, Ini yang Perlu Diperhatikan

Bukan sekadar tempat untuk menikmati keindahan tanaman atau kolam hias, namun taman juga bisa menjadi spot terbaik untuk bersantai. Inilah mengapa banyak orang berusaha merancang taman indah, nyaman serta pastinya aman. Dan kenyamanan tersebut bisa didapatkan salah satunya dengan rancangan drainase taman rumah yang proper.

Ketika air dapat mengalir secara lancar pada alirannya, keindahan taman pun akan terjaga. Tanaman dapat tumbuh dengan baik, dan tidak ada risiko munculnya jentik akibat genangan air di taman. Di sisi lain, taman menjadi lebih nyaman untuk bersantai atau bermain bersama si kecil.

Lantas, apa saja yang perlu diperhatikan saat merancang drainase taman? Simak penjelasan lengkapnya di sini!

Mengapa Drainase Taman Rumah Penting?

Pentingnya drainase taman rumah, Sumber: airtasker.com
Pentingnya drainase taman rumah, Sumber: airtasker.com

Sebelum mencari tahu bagaimana rancangan drainase taman yang baik, perlu Anda ketahui bahwa drainase bukan hanya sebatas tempat aliran air. Tetapi, sistem aliran ini dapat membantu lahan di sekitarnya tetap kering dan terhindari dari genangan air dalam waktu lama.

Ketika drainase di taman tidak dirancang secara baik, maka dapat menimbulkan berbagai kerusakan dan dampak negatif, seperti:

  • Permukaan tanah menjadi licin dan muncul lumpur
  • Tanaman mudah mati akibat akar yang membusuk
  • Struktur taman lebih cepat rusak
  • Munculnya genangan yang dapat menjadi sarang nyamuk
  • Bisa memicu munculnya bau tidak sedap

Sangat menyebalkan bukan jika hal-hal di atas terjadi? Maka dari itu, perencanaan dan eksekusi pembuatan drainase taman rumah yang proper sangatlah penting.

Apa Saja yang Perlu Diperhatikan dalam Merancang Drainase Taman Rumah?

Membuat drainase taman rumah, Sumber: windows.net
Membuat drainase taman rumah, Sumber: windows.net

Untuk memastikan drainase taman berfungsi dengan baik, beberapa hal berikut perlu Anda pastikan terlebih dahulu. Sehingga, setelah pembuatannya nanti, tidak ada lagi masalah genangan air di taman.

1. Kemiringan Tanah

Hal dasar yang perlu Anda perhatikan pertama kali untuk memastikan air dapat mengalir secara sempurna adalah kemiringan tanah. Idealnya, taman di rumah memiliki kemiringan sekitar 1-2%. Alasannya yaitu agar air bisa melaju ke saluran pembuangan secara sempurna.

Titik kemiringan tanah pun sebaiknya dibuat menjauh dari area bangunan. Artinya, tanah yang berdekatan dengan bangunan dibuat lebih tinggi. Sehingga air dapat menjauh dari bangunan.

2. Sistem Saluran Air

Ada beberapa jenis saluran air yang bisa diterapkan pada taman. Masing-masing sistem saluran atau drainase taman rumah ini memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri.

Misalnya, parit kecil yang dibuat pada pinggir jalan dapat menampung air dari berbagai arah dan cocok untuk taman yang luas. Kemudian pipa bawah tanah, sistem drainase yang cocok untuk taman kecil agar tidak mengganggu estetika.

Ada juga sistem french drain atau drainase dengan pipa yang ditimpa kerikil kecil. Sistem drainase ini cocok untuk taman dengan gaya Jepang atau tipe taman refleksi.

3. Jenis Tanah

Mungkin, banyak diantara Anda yang tidak mengira jika tanah juga berpengaruh terhadap drainase taman rumah. Ya, jenis tanah sangat menentukan daya serapnya terhadap air. 

Ketika taman di rumah Anda memiliki tanah berpasir, biasanya air akan lebih mudah meresap. Berbanding dengan tanah liat yang cenderung lama dalam menyerap air. Solusinya, Anda bisa membuat campuran pasir dan kompos guna meningkatkan daya serap tanah. Sementara untuk media tanam, pilih media yang porous.

4. Gunakan Tanaman untuk Memaksimalkan Penyerapan Air

Tahukah Anda, beberapa jenis tanaman hias memiliki daya serap yang cukup tinggi terhadap air. Nah, tanaman hias ini bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan drainase pada taman. 

Beberapa contoh tanaman hias yang dimaksud antara lain adalah tanaman perdu, rumput gajah mini dan tanaman dengan akar kuat. Posisikan tanaman-tanaman tersebut berdekatan dengan area drainase dan tersebar di beberapa titik yang rawan menjadi spot genangan air.

5. Pilih Material Drainase yang Tepat

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan dalam rancangan pembuatan drainase taman rumah, yaitu material yang digunakan. Sebelumnya, mungkin Anda sudah memilih jenis drainase yang akan digunakan, apakah drainase permukaan (saluran air terbuka), pipa bawah tanah atau french drain.

Setelah menentukan sistem drainase yang akan digunakan, kemudian gunakan material yang dapat memaksimalkan penyerapan air, seperti pasir, kerikil dan batu koral. Material ini bisa digunakan pada jalan setapak taman minimalis, sekitar tanaman dan area bawah tanah.

Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, serta melakukan perencanaan pembuatan drainase secara tepat, taman Anda akan lebih indah, nyaman dan sehat.

Selain itu, perhatikan pula perawatan drainase agar fungsinya tetap optimal dalam waktu lama. Seperti rutin membersihkan drainase, periksa drainase secara berkala untuk memastikan tidak ada sumbatan, dan tambahkan lapisan kerikil atau batu koral jika dibutuhkan.

Buat Taman Indah Anda di Jogja Gardening!

Tanaman tropis, Sumber: mutiarigarden.com
Area taman yang indah, Sumber: mutiarigarden.com

Membuat taman yang indah dan proper, mulai dari pemetaan taman, pemilihan tanaman hingga pembuatan drainase ternyata bukan hal yang mudah. Dibutuhkan pengalaman untuk memastikan perencanaan yang dibuat tidak sia-sia, atau bahkan menimbulkan masalah lain seperti genangan air.

Nah, untuk masalah perencanaan dan pembuatan taman, Anda bisa mempercayakannya pada Jogja Gardening, jasa taman Jogja terbaik. Dengan tenaga profesional yang berpengalaman di bidangnya, Jogja Gardening akan membantu Anda mewujudkan taman impian tanpa budget berlebih.

Rancangan taman bisa dibuat sesuai dengan keinginan Anda, mulai dari pemilihan konsep hingga material. Proses pengerjaan pun cepat dengan hasil yang maksimal. Jadi, untuk Anda yang ingin membuat taman di rumah, segera hubungi Jogja Gardening sekarang!

Leave a Comment